Kata-Kata Sedih Paling Menyentuh Hati
Kata-Kata Sedih Paling Menyentuh Hati
Source : DREAM.CO.ID
© foto: Instagram/@hujansore.id
- “ Sadarkah kau jika kita sedang di arah yang berbeda, mungkin aku yang berjalan menjauh, atau kamu yang sedang menyimpang?,” anonim.
- “ Jika kau mengharap kepergian maka pergilah. Namun jangan kau bawa bahagia ini, dan menjadikan air mata ini sebagai jejak pelarianmu,” anonim.
- “ Jika alunan gitar mampu menampung segala rindu, maka judul lagu terbaikku adalah namamu,” anonim.
- “ Bagaimana diri ini bertingkah biasa saja, jika senyummu saja membawa kenangan yang tak bisa ku lupa,” anonim.
- “ Dirimu layaknya bintang sejati, yang terus bersinar di langit malam. Sementara aku hanyalah kerdil yang ingin mati, mengharap cintamu yang tak kunjung datang,” anonim.
- “ Mudah bagimu berpaling dan mencari penggantiku yang malang, sementara aku terpuruk sendiri meratapi duniaku yang begitu kelam,” anonim.
- “ Dan seperti air sungai yang mengalir ke hulu, maka aliran darahku pun menjadi pilu ketika ku tahu.engkau mulai melupakanku,” anonim.
- “ Air mata ini tidak menetes sebagai pertanda hujan, namun hanya rasa rindu yang ingin mencari tempat untuk berpulang,” anonim.
- “ Biar saja air mata ini menguap ke udara, hingga menggumpal menjadi mendung, dan akhirnya membanjiri rumahmu yang indah,” anonim.
- “ Berjuta orang di bumi, namun hanya dia yang tidak bisa ku dapati,” Tabitha Suzuma.
- “ Point tersulit dari kata move on yakni mengetahui kenyataan bahwa ia sudah melakukannya,” Faraaz Kazi.
- “ Semua orang bilang turuti kata hatimu. Aku menjalankannya, dan akhirnya patah hati,” Agatha Christie.
- “ Antara kita ada lautan keheningan, dan di dalamnya ada aku yang tenggelam,” Ranata Suzuki.
- “ Sesuatu telah hilang dari perasaanku, yang ia terlanjur ku berikan ke padamu,” Ipang.
- “ Jika bumi berhenti berputar, mungkinkah cinta ini akan pudar?” anonim.
- “ Dan dari semua kenangan indah, hanya ketika bersamanya yang sulit untuk dilupakan”, anonim.
- “ Aku tak punya rupa cantik yang bisa menjadi pelengkapmu, namun aku juga tak mampu mencintaimu dengan cara cantik agar bisa bersanding dengan dirimu,” anonim.
- “ Ingin ku abaikan pedih sakit sisa umurku, ketika jatuh dalam heningnya dasar hidupmu,” anonim.
- “ Teruslah menemukan cinta yang kau inginkan, karena biarpun aku menantimu dalam hujan, engkau tak akan membuka hati yang kuinginkan,” anonim.
- “ Merangkai waktu itu seperti mengukir jejak dalam langkah kaki, yang kelak akan sampai pintu akhir dalam cinta kita,” anonim.
Komentar
Posting Komentar