Kata-Kata Sedih Paling Menyentuh Hati
Kata-Kata Sedih Paling Menyentuh Hati
Source : DREAM.CO.ID
© foto: Instagram/@hujansore.id
- “ Bodohnya aku terlena dalam untaian kata indah darimu, hingga akhirnya ku tenggelam dengan kenanganmu,” anonim.
- “ Jangan sekali-kali menempatkan diriku dalam kerumunan wajah sendu, terutama di hari bahagiamu,” anonim.
- “ Tahukah kau jika diri ini telah menikmati setiap detik saat kita bersama, karena ku tahu ketika kau pergi, maka semua itu sudah dalam ingatanku,” anonim.
- “ Dunia ini begitu luas untuk diarungi, jadi jangan biarkan aku lupa dengan hanya mengarungi duniamu saja,” anonim.
- “ Ada masa ketika kau memberikan isyarat cinta, namun ada juga saat kau memberikan isyarat untuk pergi,” anonim.
- “ Jika ada seseorang yang mengajakmu ke puncak, maka ia adalah aku yang paling depan untuk menemanimu mendaki,” anonim.
- “ Aku tak pernah tersesat ketika berpetualang, kecuali saat masuk dalam hatimu,” anonim.
- “ Jika kau tanya untuk apa hujan membasahi bumi, maka ia tidak tahu, beda dengan air mata yang tahu untuk siapa ia terjatuh,” anonim.
- “ Embun telah pergi di pagi ini, basah hujan semalam pun telah mengering. Namun ketika ku lihat perjuangan di balik cermin, maka yang tersisa hanyalah kenangan,” anonim.
- “ Berikan sedikit cahaya dalam gelapmu, agar aku bisa percaya akan adanya harapan,” anonim.
- “ Meski tak bisa ku sentuh, namun aku inginkan kamu yang utuh,” anonim.
- “ Dan hanya senyummu yang merambat dalam ingatan, menjeratku dengan kenangan yang terjadi berulang-ulang,” anonim.
- “ Sebesar itukah ombak kenanganmu hingga kau anggap kesungguhan ini hanyalah sebesar semut yang ingin hidup di samudra,” anonim.
- “ Kan ku jaga pelabuhan hati ini saat kau masih berlayar menjelajahi petualangan cinta yang baru,” anonim.
- “ Tak usahlah kau merasa terganggu, karena aku hanya mencintaimu dalam diam,” anonim.
- “ Dan kenyataannya kita hanya bertegur sapa, padahal dulu pernah sedekat nadi, hingga akhirnya hujan membawamu pergi,” anonim.
- “ Jika kau pikir aku masa lalu, maka ingatlah kita pernah ingin menggapai mimpi yang baru,” anonim.
- “ Entah kenapa saat ia menghilang, seluruh dunia menjadi terpuruk,” Lamartine.
- “ Setidaknya tersenyumlah tanpa diriku, jika memang kau tak bahagia denganku,” Yoon Myong Joo.
- “ Seperti hilang arah, ketika kamu mencintai tapi tak tahu apa yang dicintai,” Haruki Murakami.
Komentar
Posting Komentar